Routing

 Routing adalah proses pengiriman paket data dari sumber ke tujuan melalui jaringan komputer. Routing dilakukan oleh perangkat jaringan yang disebut router.


Fungsi Router

1. Menerima Paket Data: Router menerima paket data dari sumber dan memeriksa alamat tujuan.

2. Mengarahkan Paket Data: Router mengarahkan paket data ke tujuan yang tepat berdasarkan informasi routing.

3. Mengatur Prioritas: Router mengatur prioritas paket data berdasarkan kebutuhan jaringan.


Jenis-Jenis Routing

1. Static Routing: Routing statis adalah metode routing yang menggunakan tabel routing yang telah ditentukan sebelumnya.

2. Dynamic Routing: Routing dinamis adalah metode routing yang menggunakan protokol routing untuk memperbarui tabel routing secara otomatis.

3. Distance-Vector Routing: Routing distance-vector adalah metode routing yang menggunakan jarak antara router dan tujuan untuk menentukan rute terbaik.

4. Link-State Routing: Routing link-state adalah metode routing yang menggunakan informasi tentang keadaan link antara router untuk menentukan rute terbaik.


Protokol Routing

1. RIP (Routing Information Protocol): RIP adalah protokol routing yang menggunakan metode distance-vector.

2. OSPF (Open Shortest Path First): OSPF adalah protokol routing yang menggunakan metode link-state.

3. BGP (Border Gateway Protocol): BGP adalah protokol routing yang digunakan untuk menghubungkan jaringan internet.


Manfaat Routing

1. Meningkatkan Efisiensi Jaringan: Routing membantu meningkatkan efisiensi jaringan dengan mengarahkan paket data ke tujuan yang tepat.

2. Meningkatkan Keamanan Jaringan: Routing membantu meningkatkan keamanan jaringan dengan mengatur akses ke jaringan.

3. Meningkatkan Kinerja Jaringan: Routing membantu meningkatkan kinerja jaringan dengan mengatur prioritas paket data.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh microwave link dalam kehidupan sehari"

Kekurangan dan kelebihan Cisco packet tracer

Kelebihan dan kekurangan IPV4 dan IPV6